What a lesson learned

11:28 AM

Pagi tadi seorang rekan kerja masuk rumah sakit, diopname.
Keluhannya karena telapak kakinya sering pegal-pegal, dan ternyata hasil diagnosa dokter teman saya itu kambuh asam urat dan secara tiba-tiba kadar gula darahnya naik. Yang bikin hati miris adalah ketika menyadari bahwa ternyata hampir semua teman kantor ini rata-rata adalah pendatang jadi berbagai kota yang nota bene jauh dari keluarga dan sanak saudara.
Untunglah saya memiliki teman-teman kerja yang berhati mulia, semua menjadi keluarga baru disini, meskipun rasa rindu untuk bertemu keluarga kita tidak bisa tergantikan oleh siapapun.
Sore, sepulang dari kantor kami ramai-ramai menjenguk teman kami itu di rumah sakit di Sorowako, bingung juga membawakan hantaran buat penderita penyakit gula, katanya tidak boleh mengkonsumsi yang manis-manis, jadilah saya membelikan apel yang kecut, buah pir yang sudah ditawar…*kan nggak manis…jadinya*
Tiba di rumah sakit, seorang teman mengabari bahwa nenek sahabat saya lagi di Emergency, karena jatuh di kamar mandi, langsung saya jenguk juga beliau, kasihan mukanya biru karena terbentur, kening keriputnya benjol besar…pastilah sakit rasanya, tapi seketika melihatku, wajahnya berubah ceria dan senyum khas nenek-nenek berusia 84 tahun terbentuk tanpa gigi alias ompong, lega rasanya melihat senyumannya, saya usap-usap keningnya yang keriput, belay rambutnya yang sudah berwarna putih semua, pasangkan selimut hangat buat tubuh rentanya yang kurus, semoga kesehatan senantiasa dirahmati-Nya, Amien.
Perjalanan pulang kembali ke mes saya bersama 4 rekan kerja pria, 3 diantaranya sudah menikah dan seorang lagi usianya 2 tahun lebih muda dan masih single, sepanjang perjalanan mereka memberikan nasehat dalam berumah tangga secara saya juga belum menikah, lama…mungkin hampir setegah perjalanan mereka saling bertukar pengalaman hidup terpisah dengan istri dan anak mereka, masalah yang terjadi dalam berumah tangga saat mereka tinggal terpisah…dan akhir dari pembicaraan mereka ditutup dengan menelpon ke istri dan anak-anak mereka masing-masing….”Halo…Mamah…apa kabar anak-anak?.”

*what a wonderfull day, hmffff*

You Might Also Like

1 comments

DIENG CORNER

DIENG CORNER
Owner and Instructure of DIENG CORNER

followers